Minggu, 10 Februari 2013

Teori Konyol Sesaat Setelah Makan Sop Ayam

Diposting oleh Brilyan Mamori di Minggu, Februari 10, 2013
Menurut lo gimana? 
Wah, udah lama banget nih nggak ngeblog.
Bukan mau sok sibuk, tapi sebulan kemarin dimana seharusnya gue liburan semester malah diisi dengan persiapan-persiapan sebelum mengikuti KKM ato Kuliah Kerja Mahasiswa yang udah jadi proker fakultas gue selama 34 tahun.

Tapi, postingan kali ini gue lagi nggak mood ngomongin KKM itu, karena kalo diceritain bakal panjang banget.

Postingan kali ini gue mau bikin semacam riset tentang posisi duduk di lesehan dan korelasinya terhadap hubungan seseorang. Jadi ceritanya tadi abis magrib gue dan sepupu gue mampir ke sebuah warung sop ayam yang cukup terkenal di Malang. Karena cukup terkenal, warung ini tiap harinya pengunjungnya rame banget, kayak malem ini. Saking ramenya, gue dan sepupu gue akhirnya milih buat naek ke lante dua dan duduk lesehan aja, karena memang cuma itu pilihan yang tersisa.
Waktu nyampe di lante dua, di sana ternyata udah ada sepasang muda mudi yang sedang menikmati sop ayam. Gue dan sepupu gue cuek aja sih, dan langsung duduk di meja yang ada di deket mereka.

Selang berapa menit, ada lagi sepasang orang pacaran yang dateng, dan langsung duduk di seberang meja gue. Emang sial ni orang-orang, nggak tau gue lagi jarang ketemu pacar apa ya? Kok malah pada pacaran di depan gue gini. Tapi, gue coba abaikan fakta mengganggu itu, biarlah mereka yang masih bisa merasakan berduaan dengan pacar menikmatinya, belum tau aja rasanya cinta yang terbentur keadaan #asek

Lama kelamaan, pengunjung yang naek ke lante dua ternyata makin banyak. Ada yang cewek sama cowok, ada yang cewek sama cewek, ada yang jomblo (karena dia dateng sendiri), bahkan ada yang dua cowok satu cewek. Gue nggak maksud mikir macem-macem awalnya, tapi orang-orang yang dateng ini kayaknya punya rumus sendiri buat duduk sesuai dengan hubungan yang (gue prediksi) sedang mereka jalani.
Contoh awal aja, gue dan sepupu gue, kita kan selain sepupuan juga temenan, posisi kita biasa aja, duduknya hadep-hadepan. Beda sama orang pacaran yang udah duluan ada sebelum mereka, duduknya aja udah sebelah-sebelahan, mana mesra banget lagi. Disusul dengan pasangan selanjutnya yang ada di seberang meja gue, mereka juga duduk sebelah-sebelahan dan mesra. Di meja samping mereka ada dua orang cewek yang duduknya hadep-hadepan persis gue dan sepupu gue, dan mereka nggak mesra-mesraan, jadi dapat gue simpulkan bahwa mereka cuma temenan *yaiyalah, gila aja lu mau mikir mereka lesbong*

Berdasarkan pengalaman tersebut, gue menyatakan suatu teori tentang korelasi antara posisi duduk dan hubungan seseorang. Jadi, kalo posisi duduknya udah sebelah-sebelahan, berarti ada hubungan spesial di antara dua orang, tapi kalo malah duduknya hadep-hadepan berarti mereka cuma sebatas teman.

Dari teori tersebut, gue dan sepupu gue langsung bikin kesimpulan yang sangat brutal terhadap orang-orang di tempat tersebut. Pertama, waktu ada tiga orang yang dateng (komposisinya dua cowok dan satu cewek) langsung duduk di meja yang udah ada seorang cowok di sana, kita langsung mesem-mesem nggak jelas. kenapa? Karena, dari tiga orang itu, dua diantaranya duduk sebelahan, maka mereka otomatis adalah sepasang kekasih. Nah, sayangnya, sisa satu cowok lagi duduk di hadapan sepasang kekasih ini,yang mana dia otomatis jadi sebelahan sama mas-mas yang udah duluan ada di sana. Gue dan sepupu gue curiga, jangan-jangan mereka punya disorientasi seksual *amit-amit*

Tapi, dari teori itu juga, gue bisa memprediksikan jalannya suatu hubungan. Kayak misalnya sepasang kekasih yang dateng begitu gue dan sepupu gue mau selese makan. Si mbaknya langsung duduk di meja gue bagian pojok sampe cowoknya bingung mau duduk dimana. Dan akhirnya si cowok duduk di hadapan mbaknya. Kan berdasarkan teori, posisi duduk begitu menunjukkan bahwa hubungan mereka cuma teman, padahal dari gelagat cowoknya, mereka bukan sekedar teman. Berhubung yang minta mereka duduk begitu adalah si cewek, maka gue simpulkan bahwa si cewek bentar lagi bakal minta putus dan memilih untuk berteman saja.

Sekian observasi gue tentang posisi duduk dan korelasinya dengan hubungan seseorang. Kalopun banyak yang ngaco dalam pengambilan kesimpulan, itu semata karena gue nggak punya landasan teori yang kuat. Mungkin suatu saat gue akan buka restoran sendiri buat memastikan kebenaran teori ini, tapi entahlah. Yang pasti saat ini gue udah cukup puas dengan teori asal-asalan ini. Semoga teori ini nantinya dapat bermanfaat bagi hubungan percintaan maupun persahabatan kawula muda indonesia. Amin. 

0 Pikiran Orang Tentang Ini:

Posting Komentar

 

Brilyan's Journal Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos